Categories
Uncategorized

Obat virus corona akhirnya ditemukan..!

Kabar menggembirakan datang dari upaya untuk mencari obat atau penyembuhan terhadap wabah virus corona atau COVID-19. Tiongkok dikabarkan telah memulai uji klinis vaksin virus corona COVID-19.

Sebelumnya Amerika Serikat juga telah melakukan hal yang sama melakukan memulai uji coba vaksin virus corona kepada manusia.

1. Peneliti kedokteran militer uji coba vaksin virus corona

Para peneliti di Akademi Ilmu Kedokteran Militer China rencanaya akan memulai tes vaksin tersebut kepada manusia. Ui coba tersebut bakal dimulai minggu ini. Uji coba ini juga telah disetujui.

Hanya modal 400 ribu, bisa jadi 2.000.000. Klik Pahami cara kerjanya.

Basis data pendaftaran uji klinis Cina menunjukkan uji Fase 1 akan mendaftarkan 108 orang sehat pada uji coba ini. Uji coba awal bertujuan memeriksa keamanan penyutikan kepada manusia.

2. Bisa diproduksi besar-besaran

Akademi Ilmu Kedokteran Militer China dan perusahaan bioteknologi CanSino Biologics yang berbasis di Hong Kong akan bersama-sama melakukan uji coba tersebut. Uji coba tersebut bakal dimulai minggu ini dan berlanjut hingga 31 Desember 2020.

Melansir dari New York Times Pengembangan vaksin virus corona COVID-19 di Tiongkok ini bakal dipimpin oleh Chen Wei yang merupakan pakar biowarfare militer terkemuka di China. Dan dalam waktu dekat vaksin tersebut bisa diproduksi secara besar-besaran.

3. Amerika Serikat mulai melakukan uji coba vaksin corona ke manusia

Sebelumnya para peneliti di Amerika Serikat dikabarkan juga telah menemukan vaksin untuk mengobati virus corona jenis baru COVID-19 yang oleh organisasi kesehatan dunia WHO telah ditetapkan menjadi pandemik global.

Meski vaksin yang disebut bisa mengobati orang-orang yang terjangkit dengan COVID-19 namun saat ini vaksin tersebut masih dalam tahap uji coba.

4. Sebanyak empat sukarelawan disuntik vaksin

Vaksin yang telah ditemukan oleh para ahli dari Amerika Serikat ini rencananya akan diujicobakan ke manusia.

Melansir dari BBC, uji coba vaksin tersebut terhadap manusia telah dilakukan kepada sejumlah relawan. Sebanyak empat pasien telah menerima suntikan vaksin obat virus corona tersebut di fasilitas penelitian Kaiser Permanente di Seattle, Washington.

Menurut para ahli yang terlibat di dalam penelitian tersebut, vaksin tersebut mengandung kode genetik yang tidak berbahaya yang disalin dari virus yang menyebabkan penyakit ini.

5. Perlu waktu untuk mengetahui apakah aman digunakan

Meski pengobatan terhadap COVID-19 telah menemukna titik terang, namun para ahli mengatakan masih perlu waktu berbulan-bulan untuk mengetahui apakah vaksin ini bekerja. Hal ini juga untuk mengetahui sejauh mana hasil penelitian tersebut, apakah vaksin tersebut aman digunakan untuk setiap orang.

Bertani digital farmers coin, aman dan nyaman, bisa online. Klik disini infonya.

Uji coba pertama vaksin tersebut telah dilakukan pada Senin kemarin, Orang pertama yang mendapat suntikan yakni Jennifer Haller seorang ibu dua anak berusia 43 tahun dari Seattle.

“Ini adalah kesempatan luar biasa bagi saya untuk melakukan sesuatu,” kata Jennifer Haller kepada AP.

6. Dibutuhkan waktu 1,5 tahun agar bisa diproduksi untuk umum

Uji coba pertama ke manusia ini didanai oleh National Institutes of Health. Perusahaan bioteknologi yang membuat vaksin tersebut, Moderna Therapeutics, mengatakan vaksin telah dibuat menggunakan proses yang telah diujicobakan.

Dr John Tregoning, seorang ahli penyakit menular di Imperial College London, Inggris, mengatakan: “Vaksin ini menggunakan teknologi yang sudah ada sebelumnya. Ini dibuat dengan standar yang sangat tinggi, menggunakan hal-hal yang kita tahu aman untuk digunakan pada orang-orang yang terlibat di dalamnya akan dipantau ketat,” katanya.

Jika biasanya vaksin khas untuk virus dibuat dari virus yang dilemahkan atau dibunuh, untuk vaksin virus corona dengan kode mRNA-1273 ini termasuk segmen pendek kode genetik yang disalin dari virus yang telah dibuat oleh para ilmuwan di laboratorium.

Para sukarelawan diberi dosis berbeda dari vaksin eksperimen untuk penyembuhan virus corona ini.

Selama 28 hari mereka masing-masing akan diberikan dua suntikan, yakni ke otot lengan atas. Meski vaksin yang diklaim aman menunjukkan hasil yang menggembirakan, namun masih perlu waktu selama 18 bulan untuk bisa tersedia untuk umum.